Asesmen Fungsional bukan sekadar pelabelan diagnosa medis, melainkan upaya sistematis madrasah untuk memetakan hambatan belajar, kekuatan unik, dan sarana akomodasi yang layak bagi setiap peserta didik berkebutuhan khusus.
Komponen Instrumen PBS
Ragam Hambatan Fungsional
Berorientasi Akomodasi PPI
Siklus Translasi Data PBS ke Kelas Madrasah:
Profil Belajar Siswa (PBS) adalah jembatan emas yang mengubah cara pandang pendidik: dari sekadar melihat "apa kekurangan siswa" menjadi memahami "dukungan apa yang harus madrasah berikan".
Diagnosa klinis seringkali hanya berhenti pada label nama disabilitas. Asesmen Fungsional PBS menggali apa yang sebenarnya dialami siswa saat membaca, menulis, mendengar penjelasan guru, atau bergerak di lingkungan madrasah.
Program Pembelajaran Individual (PPI) tidak bisa ditebak-tebak. Rekomendasi hasil PBS memberikan data konkret tentang modalitas belajar anak, target adaptasi materi ajar, dan metode evaluasi yang adil sesuai potensinya.
Sesuai amanat UU No. 8/2016 dan PP No. 13/2020, madrasah wajib menyediakan AYL. PBS memetakan secara presisi kebutuhan sarpras, modifikasi tata ruang, dan fasilitas pendukung tanpa asumsi sepihak.
Data PBS di tingkat wilayah dan nasional menjadi rujukan Kementerian Agama dan Pemda dalam menyalurkan bantuan alat bantu khusus serta menentukan formasi Guru Pembimbing Khusus (GPK) tepat sasaran.
Bagaimana alur kerja pengumpulan data hingga pemanfaatan Profil Belajar Siswa di satuan pendidikan madrasah? Simak infografis 4 tahap di bawah ini.
Guru kelas/GPK melakukan wawancara dengan orang tua dan observasi langsung aktivitas fungsional anak di kelas madrasah.
Asesor memasukkan data 8 komponen instrumen melalui aplikasi web PBS Kemendikdasmen / aplikasi seluler berbasis SIMPKB.
Sistem menghasilkan visualisasi radar profil kekuatan, derajat kesulitan fungsional, dan rekomendasi kebutuhan adaptif.
Tim madrasah menyusun Program Pembelajaran Individual, diferensiasi asesmen, dan penyediaan alat bantu belajar khusus.
Mengidentifikasi derajat hambatan fungsional pada penglihatan, pendengaran, mobilitas fisik, intelektual, komunikasi/wicara, dan perilaku mengacu pada Washington Group.
Latar belakang pengasuhan, riwayat tumbuh kembang, dinamika keluarga, dan dukungan lingkungan sosial anak dalam kehidupan sehari-hari.
Pemetaan kemandirian gerak peserta didik di area kelas, toilet madrasah, perpustakaan, tempat wudhu, sarana ibadah, dan ruang publik lainnya.
Asesmen berbasis kekuatan (strength-based) untuk menggali bakat seni, olahraga, teknologi, memori visual, ketaatan ibadah, atau keunggulan spesifik lainnya.
Kebutuhan intervensi Guru Pembimbing Khusus (GPK), pendamping sebaya (peer tutoring), guru pendamping khusus bayangan (shadow teacher), atau terapis.
Pendataan kebutuhan alat bantu fisik adaptif seperti kaca pembesar, alat bantu dengar (ABD), kursi roda, kruk, atau modifikasi alat tulis pembelajaran.
Riwayat pengobatan dokter, pemeriksaan psikolog/psikiater, terapi okupasi, fisioterapi, sensori integrasi, atau terapi wicara yang pernah/sedang dijalani.
Ringkasan sintesis profil belajar siswa sebagai rujukan legal dalam menyusun PPI, akomodasi kurikulum, dan pengajuan sarpras inklusif madrasah.
Pantau capaian pengisian instrumen Profil Belajar Siswa di lingkungan madrasah Kementerian Agama dan satuan pendidikan nasional secara transparan.
Akses dashboard live monitoring sebaran data per kabupaten/kota, provinsi, dan jenjang pendidikan.
Rujukan resmi instrumen alat bantu fisik dan media adaptif sesuai panduan Infodesk PBS Kemendikdasmen untuk mendukung partisipasi belajar mandiri peserta didik disabilitas di kelas.
Membantu siswa dengan sisa penglihatan rendah memperbesar teks lembar kerja, buku modul pelajaran, dan soal evaluasi madrasah.
Aplikasi pembaca layar (NVDA/JAWS/TalkBack) untuk mengubah teks digital lembar evaluasi CBT madrasah menjadi suara.
Alat tulis manual untuk mencetak titik timbul tulisan Braille dalam mencatat materi pembelajaran dan ujian harian.
Alat bantu navigasi mandiri untuk mendeteksi rintangan, tangga, dan jalur guider tactile di lingkungan madrasah.
Perangkat elektronik mikro untuk memperkuat sinyal suara frekuensi percakapan guru di ruang kelas madrasah.
Mikrofon nirkabel yang dipakai guru untuk menyalurkan suara langsung ke penerima telinga siswa tanpa terganggu bising ruang kelas.
Flashcard alfabet jari BISINDO/SIBI dan lampu indikator kedip pengganti bel madrasah saat pergantian jam atau kondisi darurat.
Memfasilitasi mobilitas peserta didik cerebral palsy atau paraplegia untuk berpindah antarruang secara mandiri maupun didorong.
Alat penopang tubuh untuk membantu keseimbangan siswa dengan kelumpuhan parsial atau keterbatasan otot tungkai kaki.
Karet pegangan pensil ergonomis dan gunting loop yang membal sendiri untuk melatih kekuatan genggaman tangan anak.
Meja dengan kemiringan papan tulis yang dapat disetel dan kolong meja yang muat untuk pijakan kursi roda.
Papan jadwal bergambar runut yang memandu tahapan aktivitas kelas, mengurangi kecemasan tantrum, dan membentuk kemandirian.
Jam dengan piringan warna merah yang mengecil seiring berjalannya waktu, membantu anak ADHD memahami durasi belajar.
Meredam kebisingan stimulus suara di lingkungan madrasah saat upacara, istirahat, atau petir bagi siswa spektrum autis.
Papan berisi ikon gambar kegiatan sehari-hari untuk ditunjuk siswa dalam mengekspresikan keinginan, lapar, atau ingin ke toilet.
Buku kartu bergambar berperekat velcro yang dilatihkan kepada siswa non-verbal untuk ditukarkan kepada guru saat meminta bantuan.
Tiga pilar video panduan visual untuk memandu pemahaman konsep PBS, teknis pengisian aplikasi, hingga interpretasi analisis pasca pengisian.
Memahami pergeseran paradigma dari diagnosa medis menuju identifikasi hambatan dan kebutuhan fungsional nyata peserta didik di lingkungan satuan pendidikan inklusif.
Langkah demi langkah bagi asesor, guru kelas, dan Guru Pembimbing Khusus (GPK) dalam menginput 8 komponen instrumen PBS ke dalam sistem berbasis SIMPKB.
Bagaimana mengolah hasil radar profil fungsional siswa menjadi Program Pembelajaran Individual (PPI), penyesuaian kurikulum, dan pemenuhan sarana akomodasi yang layak.
Kunjungi kanal resmi Direktorat PKPLK Kemendikdasmen dan FPMI Pusat TV.
Hal-hal mendasar yang sering ditanyakan guru dan kepala madrasah mengenai pelaksanaan asesmen fungsional dan Profil Belajar Siswa.
Tim fasilitator Guru Pembimbing Khusus (GPK) FPMI Pusat siap memberikan bimbingan teknis pengisian PBS, interpretasi hasil radar profil, hingga pendampingan perancangan Program Pembelajaran Individual (PPI).